Saat ini sebagian calon jamaah haji dari Tanah Air sudah berada di Makkah dan Madinah. Salah satu tempat yang sangat sayang untuk diperhatikan adalah Hijir Ismail.
Sekadar diketahui bahwa di area sekitar Ka’bah, ada bangunan seperti pagar setengah lingkaran yang ada di sebelah utara kiblat shalat umat Islam itu. Area dalam lingkaran pagar setinggi 1,3 meter dan panjang kurang lebih 21,5 meter tersebutlah yang dinamakan sebagai Hijir Ismail.
Tempat ini menjadi salah satu tempat favorit jamaah Masjidil Haram karena penuh berkah dan mustajabnya doa yang dipanjatkan di dalamnya. Di era pandemi Covid-19, Hijir Ismail menjadi salah satu tempat yang tidak lagi bisa bebas diakses dan disentuh oleh jamaah selain situs lain seperti Ka’bah itu sendiri, Hajar Aswad, dan Multazam (dinding antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah).
Pada kondisi normal, ribuan jamaah akan berebut untuk masuk ke Hijir Ismail melalui dua pintu yang ada di sebelah timur dan barat. Mereka rela berdesak-desakan untuk dapat masuk dan melaksanakan shalat serta berdoa di dalamnya. Ketika berada di dalamnya, terkadang sulit untuk dapat melakukan shalat secara sempurna. Saat ruku’ dan sujud, bisa dipastikan tidak bisa leluasa karena kapasitas jamaah yang membludak dan dibatasinya waktu karena banyaknya jamaah lain yang menunggu. Sebagian dari Hijir Ismail sendiri merupakan bagian dari Ka’bah. Sehingga masuk ke dalamnya sama saja seperti berada di dalam Ka’bah.
